home

Kamis, 31 Maret 2011

riwayat hidup M. jusuf

M. Jusuf
M. Jusuf

Masa jabatan
29 Maret 197819 Maret 1983
Presiden Soeharto
Pendahulu Maraden Panggabean
Pengganti S. Poniman

Masa jabatan
11 Oktober 19676 Juni 1968
Presiden Soekarno
Pendahulu Ashari Danudirdjo
Pengganti Sumitro Djojohadikusumo

Masa jabatan
27 Agustus 196421 Februari 1966
Presiden Soekarno
Pendahulu Chaerul Saleh
Azis Saleh
Pengganti Suharnoko Harbani
Masa jabatan
21 Februari 196625 Juli 1966
Presiden Soekarno
Pendahulu Hadi Thayeb
Pengganti M. Jusuf
Masa jabatan
25 Juli 196617 Oktober 1967
Presiden Soekarno
Pendahulu Suharnoko Harbani
Pengganti Ashari Danudirdjo
Masa jabatan
6 Juni 196828 Maret 1978
Presiden Soeharto
Pendahulu Ashari Danudirdjo
Muhammad Sanusi
Pengganti A.R. Soehoed

Lahir 3 Desember 1918
Bendera Belanda Kotanopan, Sumatera Utara, Hindia Belanda
Meninggal 5 September 2000 (umur 81)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
Partai politik Non Partai
Profesi Politikus, Dokter
Agama Islam


 Andi Muhammad Jusuf Amir (lahir di Kajuara, Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1928 – meninggal di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 September 2004 pada umur 76 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Jenderal M. Jusuf adalah salah tokoh militer Indonesia yang sangat berpengaruh dalam sejarah kemiliteran Indonesia. Ia juga merupakan salah satu keturunan bangsawan dari suku Bugis -- hal ini dapat dilihat dengan gelar Andi pada namanya -- akan tetapi melepaskan gelar kebangsawanannya itu pada tahun 1957 dan tidak pernah menggunakannya lagi.

10 Pendiri Perusahaan Laptop di Dunia

1. Michael Dell, pendiri Dell
http://hermawayne.blogspot.com
Dell Inc. tampaknya lebih memfokuskan pada usaha-usaha untuk mengurangi biaya ketimbang mengeluarkan inovasi baru. Hal ini sejalan dengan sejarah perusahaan dalam memasarkan unit-unit dengan biaya yang seminimal mungkin melalui penjualan langsung ke konsumen. Dalam interview dengan Business Week, Tuan Dell mengatakan, "Perusahaan ini tahu bagaimana caranya melakukan sesuatu yang pernah dilakukan sebelumnya dengan baik."

Jenis-Jenis Penangkap Ikan Khas Dari Indonesia

1. Pukat Udang
Pukat udang atau biasa juga disebut pukat harimau adalah jaring yang berbentuk kantong yang ditarik oleh satu atau dua kapal, bisa melalui samping atau belakang. Alat ini merupakan alat yang efektif namun tidak selektif sehingga dapat merusak semua yang dilewatinya.

Oleh karena itu kecenderungan alat tangkap ini dapat menjurus ke alat tangkap yang destruktif. Aturan-aturan yang diberlakukan pada pengoperasian alat ini relatif sudah memadai, namun pada prakteknya sering kali dijumpai penyimpangan-penyimpangan yang pada akhirnya dapat merugikan semua pihak.

Tujuan utama pukat udang adalah untuk menangkap udang dan juga ikan perairan dasar (demersal fish).

Kelapa sebagai obat

Kelapa (Cocos nucifera) termasuk jenis tanaman palma yang mempunyai buah berukuran cukup besar. Batang pohon kelapa umumnya berdiri tegak dan tidak bercabang, dan dapat mencapai 10 – 14 meter lebih. Daunnya berpelepah, panjangnya dapat mencapai 3 – 4 meter lebih dengan sirip-sirip lidi yang menopang tiap helaian. Buahnya terbungkus dengan serabut dan batok yang cukup kuat sehingga untuk memperoleh buah kelapa harus dikuliti terlebih dahulu. Kelapa yang sudah besar dan subur dapat menghasilkan 2 – 10 buah kelapa setiap tangkainya.

manfaat daun mangkokan

anaman ini sering kita temui sebagai tanaman pagar. Menanamnya pun tergolong mudah. Hanya perlu potongan batang, lalu tanam ditanah hingga masuk beberapa cm. Yang menarik adalah bentuk daunnya. Bulat dengan bagian tepi menekuk keatas hingga menyerupai mangkuk. Makanya jaman dulu, daunnya ini sering digunakan sebagai pengganti wadah makanan.
Di kampung saya di Sumatera sana, daun mangkokan ini biasanya diiris tipis dan digunakan sebagai campuran Gulai Banak (otak). Enak lho..!!! Tapi, ternyata khasiat daun mangkokan tidak hanya itu. Dia juga berguna untuk mengobati radang payudara yang disertai pembengkakan dan bendungan ASI, rambut rontok, sukar BAK, bau badan, dan luka di kulit.

Berikut adalah cara penggunaan daun mangkokan sesuai dengan penyakit yg diderita.

Radang payudara, pembengkakan disertai bendungan ASI
Daun mangkokan tua secukupnya diremas dengan minyak kelapa dan sedikit kunyit yang telah diparut. Panaskan di atas api, hangat-hangat ditaruh pada payudara yang membengkak.

Luka
Daun mangkokan segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Taruh di atas luka, lalu dibalut. Ganti 2 – 3 kali sehari.

Sukar Buang Air Kecil
Daun mangkokan tua yang masih segar direndam dalarn air panas beberapa saat. Angkat, lalu hangat-hangat dikompreskan pada perut bagian bawah.

Rambut rontok
Daun mangkokan tua yang masih segar secukupnya setelah dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil diaduk sampai seperti bubur. Kernudian saring dan peras. Hasil perasan dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat ringan. Biarkan sampai mengering, lalu rambut dicuci sampai bersih. Lakukan setiap hari.