home

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2011

Penemu Insulin



Insulin – Frederick Grant Banting | Dua hari yang lalu tanggal 14 November, di seluruh dunia baru saja memperingati World Diabetes Day atau Hari Diabetes Dunia. Mengapa dipilih tanggal 14 November untuk memperingati World Diabetes Day atau Hari Diabetes Dunia?
Jawabannya adalah untuk memperingati hari lahirnya Frederick Grant Banting, tokoh penemu 
insulin (silahkan baca artikel saya tentang apa itu insulin?).
Frederick Grant Banting dilahirkan pada tanggal 14 November1891, di Alliston, Ontario, Canada, dia adalah anak bungsu dari lima saudara dari hasil perkawinan William Thompson Banting and Margaret Grant.
Banting kawin dengan Marion Robertson pada tahun 1924, dan memiliki seorang anak bernama William Banting pada tahun 1928. Perkawinan dengan Marion Robertson berakhir dengan perceraian pada tahun 1932. Dan pada tahun 1937 Banting kawin lagi dengan Henrietta Ball.
Banting menyelesaikan sekolahnya Public and High Schools – Alliston dan kemudian melanjutkan ke kuliah di University of Toronto. Pada awalnya beliau kuliah di jurusan keagamaan, tapi kemudian beliau pindah ke jurusan farmasi. Dikebanyakan artikel yang saya baca nama beliau hanya disebut dengan nama Banting. Dia adalah seorang medical scientist, doctor and penerima hadiah nobel dibidang Physiology or Medicine pada tahun 1923.
Banting mulai sangat tertarik dengan penyakit kencing manis atau diabetes pada saat beliau bekerja di Naunyn, Minkowski, Opie, Schafer. Dia mulai mengadakan penelitian tantang penyebab timbulnya penyakit kencing manis yaitu disebabkan karena kekurangan sejenis hormon di pulau Langerhans didalam pankreas. Hormon ini kemudian diberi nama oleh Schafer dengan nama INSULIN.

Jumat, 01 April 2011

Manfaat Tidur: Ternyata Lebih Penting dari Yang Kita Duga

Hari ini saya berdiskusi dengan teman sejawat yang banyak membaca buku dan artikel mengenai kekuatan tidur. Ia sering mendiagnosis dan menerapi pasien-pasien dengan pendekatan kepada evaluasi dan intervensi pola tidurnya. Dan hal tersebut banyak dibenarkan dan disetujui oleh pasiennya. Tak diragukan lagi, bukti-bukti mengenai manfaat tidur telah begitu banyak dikemukakan . Mungkin itu juga yang bisa menjelaskan kenapa di musim ujian banyak palajar usia sekolah menderita flu (karena tidur berhubungan dengan imunitas/kekebalan tubuh), atau seseorang dapat pula mengalami tekanan darah rendah serta tekanan darah tinggi karena kekurangan tidur yang bersifat kronis.

Ia juga sering memberikan ceramah mengenainya, termasuk dikalangan aktivis yang mungkin saking semangatnya beraktivitas, kadang menganggap tidur bagian dari kemalasan. (Saya juga pernah dirasani demikian gara-gara suatu kali dianggap tidur "kepagian", sementara dang teman-teman aktivis tidak tidur berdiskusi hingga hampir pagi.) Sebagian orang yang lain, menderita kekurangan tidur karena bekerja terlalu keras mencari sesuatu, atau mungkin menderita kecemasan di bawah ataupun di "atas" sadar, yang mengganggu pikiran.

Selasa, 29 Maret 2011

6 Cara Menghindari Kehamilan


Banyak perempuan yang belum siap hamil dengan bermacam alasan. Untuk menghindari kehamilan yang tak terduga, perempuan banyak yang melakukan aneka cara usai bersenggama.
 

Ada beberapa gaya perempuan yang dilakukan untuk mencegah kehamilan ketika usai bersenggama.Tapi aneka gaya ini cuma mitos karena belum terbukti bisa mencegah hamil. Berikut beberapa gaya yang dilakukan perempuan untuk mencegah hamil tapi ternyata belum tentu berhasil:
 

1. Mengeluarkan penis sebelum ejakulasi

Menarik penis dari vagina sebelum pria ejakulasi, bukanlah cara yang tepat pengendalian kelahiran. Menurut Teen Advisor website, cara tersebut hanya 81 hingga 96 persen keberhasilannya. Banyak wanita yang berpikir bahwa jika pria mengeluarkan penis sebelum ejakulasi, sperma tidak akan mampu membuahi telur.
 

Tetapi pria dapat menghasilkan sesuatu yang disebut pre-ejakulasi. Kebocoran pre-ejakulasi berasal penis pria ketika mereka terangsang, dan pre-ejakulasi dapat mengandung sperma, yang dapat menyebabkan kehamilan.
 

2. Douching
 
Douching adalah tindakan menyemprotkan cairan ke dalam vagina untuk membersihkan saluran vagina. Ada mitos umum menyebutkan menggunakan douche (semprotan air obat) akan mencegah kehamilan. Tapi menyemprotkan air, cuka atau bahan lainnya ke dalam vagina tidak hanya akan tidak mencegah kehamilan, ini bahkan dapat menyebabkan infeksi jamur.
 

Sperma melewati leher rahim dalam hitungan detik, sehingga pada saat menggunakan douche, telur mungkin sudah dibuahi.
 

3. Tidak perlu orgasme
 
Orgasme tidak diperlukan untuk hamil. Tubuh wanita mengalami banyak perubahan selama hubungan seksual, baik dia merasakan kesenangan ataupun tidak. Dan kehamilan dapat terjadi bahkan jika ia tidak memiliki orgasme sekalipun.
 

4. Melakukan seks pada saat menstruasi
 
Meskipun benar bahwa melakukan hubungan seks selama periode menstruasi dapat sangat mengurangi kemungkinan hamil, tetapi masih bukan jaminan tidak akan hamil. Banyak wanita memiliki menstruasi yang tidak teratur, dan ovulasi dapat terjadi sangat dekat dengan waktu ketika seorang wanita mendapatkan menstruasi.
 

Sperma bisa juga hidup di dalam tubuh wanita selama tujuh hari, sehingga bahkan jika seorang wanita sedang menstruasi, mungkin sperma menunggunya ketika masa ovulasi berakhir.
 

5. Hubungan seksual pertama kali (virgin sex)
 
Seorang wanita bisa hamil pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual. Beberapa wanita percaya bahwa selaput dara (hymen) atau selaput tipis di pembukaan vagina dapat mencegah sperma dari pemupukan telur.
 

Tidak hanya selaput dara yang teregang selama kehamilan, tetapi juga banyak wanita yang mengalami peregangan selaput dara bahkan sebelum berhubungan seks, karena olahraga atau menunggang kuda.
 

6. Minum pil KB
 
Menurut Feminist Women's Health Center, pil KB 92 hingga 99,7 persen efektif dalam mencegah kehamilan. Tetapi bahkan dengan pil KB, banyak wanita yang salah informasi. Pil KB tidak menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat.
 

Selain itu, banyak wanita tidak berpikir mereka perlu minum pil pada waktu yang sama setiap hari. Namun, jika Anda minum pil dengan benar dan mengikuti petunjuk yang tepat, pil KB bisa lebih dari 99 persen efektif mencegah kehamilan. Juga penting untuk dicatat bahwa pil tidak melindungi terhadap HIV atau penyakit menular seksual lainnya
 

tambahan :
 
Metode Ritmik
 adalah metode dimana pasangan suami istri menghindari berhubungan seksual pada saat siklus subur seorang wanita. Ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) terjadi 14 hari ± 2 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Sel telur yang telah dilepaskan hanya bertahan hidup selama 24 jam, namun sperma bisa bertahan selama 48 jam setelah melakukan hubungan seksual. Karena itu pembuahan dapat terjadi apabila hubungan seksual dilakukan 2 hari (48 jam) sebelum ovulasi dan 1 hari (24 jam) setelah ovulasi. Metode Ritmik dapat terbagi atas :

  • Metode ritmik kalender atau Pantang Berkala merupakan metode dimana pasangan menghindari berhubungan seksual selama periode subur wanita berdasarkan panjang siklus menstruasi, kemungkinan waktu ovulasi, jangka waktu sel telur masih dapat dibuahi, dan kemampuan sperma untuk bertahan di saluran reproduksi wanita. Periode subur seorang wanita dihitung dari : (siklus menstruasi terpendek – 18) dan (siklus menstruasi terpanjang - 11). Siklus menstruasi dicatat selama minimal 3 bulan terakhir, akan lebih baik bila dalam 6 bulan terakhir.
Contoh: bila siklus terpendek seorang wanita adalah 25 hari, dan siklus terpanjangnya 29 hari, maka periode suburnya adalah (25 – 18) dan (29 – 11) yang berarti hubungan seksual tidak boleh dilakukan pada hari ke-7 sampai hari ke-18 setelah menstruasi.
  • Metode lendir serviks adalah metode mengamati kualitas dan kuantitas lendir serviks setiap hari. Periode subur ditandai dengan lendir yang jernih, encer, dan licin. Abstinensia (tidak melakukan hubungan seksual) diperlukan selama menstruasi, setiap hari selama periode preovulasi (berdasarkan lendir serviks), dan sampai waktu lendir masa subur muncul sampai 3 hari setelah lendir masa subur itu berhenti.
  • Metode pengukuran suhu tubuh berdasarkan perubahan temperatur. Pengukuran dilakukan pada suhu basal (suhu ketika bangun tidur sebelum beranjak dari tempat tidur. Suhu basal akan menurun sebelum ovulasi dan agak meningkat (kurang dari 1° Celsius) setelah ovulasi. Hubungan seksual sebaiknya tidak dilakukan sejak hari pertama menstruasi sampai 3 hari setelah kenaikan dari temperatur.
Efektivitas
Kehamilan terjadi pada 9-25 per 100 wanita
Keuntungan 

Tidak ada efek samping gangguan kesehatan,ekonomis
Kerugian 

Angka kegagalan tinggi, tidak melindungi dari PMS, menghambat spontanitas, membutuhkan siklus menstruasi teratur.